
sumber: endriputro.wordpress.com
Masa Depan Indonesia Tanpa Korupsi
Korupsi sendiri diartikan secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.
Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
Selain itu terdapat beberapa jenis tindak pidana korupsi yang lain, di antaranya:
Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua bentuk pemerintah/pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya. Beratnya korupsi berbeda-beda, dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan, sampai dengan korupsi berat yang diresmikan, dan sebagainya. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi, yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri, dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali.
Korupsi yang muncul di bidang politik dan birokrasi bisa berbentuk sepele atau berat, terorganisasi atau tidak. Walau korupsi sering memudahkan kegiatan kriminal seperti penjualan narkotika, pencucian uang, dan prostitusi, korupsi itu sendiri tidak terbatas dalam hal-hal ini saja. Untuk mempelajari masalah ini dan membuat solusinya, sangat penting untuk membedakan antara korupsi dan kriminalitas/kejahatan.
Tergantung dari negaranya atau wilayah hukumnya, ada perbedaan antara yang dianggap korupsi atau tidak. Sebagai contoh, pendanaan partai politik ada yang legal di satu tempat namun ada juga yang tidak legal di tempat lain.
Korupsi menimbulkan dampak negetif dan memberikan ancaman besar bagi warga negara indonesia. Korupsi juga mempersulit pembangunan ekonomi dengan membuat distorsi dan ketidak efisienan yang tinggi. Landasan terpenting untuk mengurangi korupsi adalah penanaman kejujuran terhadap diri sendiri. Dan sangat dibutuhkan transparansi para pemimpin negara teradap warga negara Indonesia agar terciptanya Indonesia yang sejahtera. Sehingga Indonesia tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain.
Sumber: Wikipedia.org
Peran Sistem Informasi dalam Pendidikan
Definisi Sistem Informasi
• Menurut Gelinas, Oram, & Wiggins (1990), Sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponan berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai.
• Menurut Hall (2001), Rangkaian prosedur formal di mana data dikelompokkan, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai
• Menurut Alter (1992), Kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
Sistem informasi : komponen (manusia, komputer, teknologi informasi, prosedur kerja)
proses (data menjadi informasi mencapai tujuan.
Peran sistem Informasi
• Berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas.
• Mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sebuah subsistem.
• Mengkoordinasikan subsistem-subsistem.
• Mengintegrasikan subsistem-subsistem.
Perencanaan (planning), pengerjaan (executing), dan pengendalian (controlling) merupakan tindakan yang dikenakan pada siapapun yang bekerja.
Perencanaan (planning) : Proses untuk memutuskan hal-hal yang akan dikerjakan serta keluaran yang dihasilkan.
Pengerjaan (executing) : Proses melakukan pekerjaan .
Pengendalian (controlling) : Proses menggunakan informasi tentang kinerja masa lalu untuk meyakinkan tujuan agar tercapai.
Data, Informasi, Pengetahuan
Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas, dan transaksi yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh secara langsung kepada pemakai.
Informasi adalah data yang telah diproses sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakannya (McFadden, 1999). Jumlah ketidakpastian yang dikurang ketika sebuah pesan diterima (Kroenke, 1992). Data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan (Davis, 1999)
Ciri-ciri informasi :
Informasi berhubungan dengan kebenaran terhadap kenyataan
Informasi benar-benar baru bagi si penerima
Informasi dapat memperbaharui atau memberikan perubahan terhadap informasi yang telah ada
Informasi dapat digunakan untuk melakukan koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar
Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada sehingga meningkatkan keyakinan terhadap informasi
Kualitas informasi merupakan bagian dari karakteristik informasi,
diukur berdasarkan :
· relevansi
· ketepatan waktu
· keakurasian
Pengetahuan adalah kombinasi dari naluri, gagasan, aturan, dan prosedur yang mengarahkan tindakan atau keputusan (Alter, 1992).
sumber: google.com
Laporan Pendahuluan Praktikum 1
1. Apa yang kamu ketahui tentang prolog?
Jawab:
Prolog adalah bahasa pemrograman logika atau di sebut juga sebagaibahasa non-proocedural. Namanya diambil dari bahasa Perancis programmation en logique (pemrograman logika). Bahasa ini diciptakan oleh Alain Colmerauer dan Robert Kowalski sekitar tahun 1972 dalam upaya untuk menciptakan suatu bahasa pemrograman yang memungkinkan pernyataan logika alih-alih rangkaian perintah untuk dijalankan komputer. Berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain, yang menggunakan algoritma konvensionl sebagai teknik pencariannya seperti pada Delphi, Pascal, BASIC, COBOL dan bahasa pemrograman yang sejenisnya, maka prolog menggunakan teknik pencarian yang di sebut heuristic (heutistic) dengan menggunakan pohon logika.
2. Sebutkan tipe data yang ada pada prolog
Jawab:
· Char : data numeric, huruf tanggal, atau symbol yang diapit oleh tanda
petik (‘…’).
· Strig : semua kombinasi dari angka, huruf dan symbol lain yang diapit
tanda petik anda (“…”).
· File : file yang disimpan didalam disk (external memory maupun
archival memory.
· Integer : semua bilangan bulat kecuali floating-point.
· Real : semua bilanan bulat, termasuk floating-point.
· Symbol : semua seperti pada tipe domain string, tetapi tanpa ada tanda
petik.
3. Program sederhaa dari prolog
Jawab:
predicates
ukuran(symbol, symbol)
warna(symbol,symbol)
gelap(symbol)
clauses
ukuran(beruang, besar).
ukuran(gajah, besar).
ukuran(kucing, kecil).
warna(beruang, coklat).
warna(kucing, hitam).
warna(gajah, kelabu).
gelap(Z):-warna(Z, hitam).
gelap(Z):-warna(Z,coklat).
goal
clearwindow,
gelap(Z), ukuran(Z,besar), write(Z).
